Rabu, 03 Februari 2016




MASA KECILKU

 

  Saya rindu masa-masa kecil dulu. Masa-masa yang telah lama saya tinggalkan. Masa kecil yang penuh kenangan, menyenangkan, karena yang menyakitkan tak pernah mau ku kenang, atau memang sebenarnya tak ada yang menyakitkan. Ah… bagi ku sekarang, semua kisah masa kecil dulu menyenangkan. Masa-masa yang saya habiskan di kampun sebelah (di rumah om ku yang dulu menjadi tempat tinggal ku,) Masa-masa yang aku habiskan bersama teman-teman dan sepupu ku 4 orang AiZzZz(bandel-bandel)…. Betapa besarnya pengalaman hidup yang begitu mengesankan itu.
Akan aku goreskan kenangan itu, tidak hanya di dalam ingatan, tapi juga dalam guratan kata-kata yang  saya rangkai menjadi sebuah kisah. Kisah masa kecil saya.  Oh….begitu banyak, hingga aku bingung mulai dari mana. Tapi selebihnya, menulis kisah ini begitu mengasyikkan. Perjalanan mengenang masa lalu. Masa kecil di tanah kelahiran saya.

   Dari umur 9 tahun saya pindah sekolah ke kampung om ku awalnya saya masih hepyy bahkan sampai aku lupa sama keluarga ku karena masi banyak teman baru dan mungkin aku baru di situ yaa?makanya masi banyak yang mau berteman sama saya,lama-kelamaan saya suda merasakan kesepian.bosan sama kehidupan ku di kampun orang lain di situlah saya menyadari kalau sejelek-jeleknya kampung ku tetap saja kampung kelahiran sendiri,tiap hari nagis,pengen pulang rasa-rasanya tak mau lagi sekolah humm….TIDAK ada yang menyenangkan saat itu..tetapi hari demi hari saya lalui akhirnya saya suda bisa menyesuaikan diri di kampunnya om ku.


MANDI-MANDI DI KALI


Huum rasa-rasa saya tidak mau ingat waktu itu….oh tuhan memalukan!!!!

aku berenang dengan teman-temanku di kali saat itu salah satu temanku ada yang dicari kakeknya karna bermain tidak minta izin dulu kakek itu pun mencari cucunya dan pada saat kakek itu ke kali kakek tersebut melihat kami bermain di kali tersebut maka kakek itu pun sontak berlari dan melontarkan kata-kata hujatan ke kami,dan sontak melihat kakek itu berlari maka teman temanku pun berlarian karena takut sampai-sampai lupa celana dan baju,maka kami pun pulang dengan keadaan telanjang hahahaha karna baju kami di tengelamkan kakek itu ke kali.dan pada saat itu kami pun mulai takut dan lari ketika melihat kakek tersebut.


BERMAIN DI LAPANGAN


 Hampir tiap hari, aku bermain dengan teman-teman kampungku. Mereka ada banyak sekali. Kadang mereka membuatku tertawa, kadang menangis. Tapi semuanya bagiku indah, semua yang aku lakukan bersama teman-teman kampungku.

Kami punya tempat-tempat favorit untuk bermain. Kami biasa bermain petak umpet, gobak sodor, kasti, beteng, atau patung-patungan di tanah lapang yang terhampar di depan rumah teman-teman kampungku. Semuanya seru, apalagi kalau sudah main kasti, Bapak-bapak dan Ibu-ibu penonton menyoraki dan kadang tertawa terbahak-bahak melihat aksi kami. Sejatinya, permainan kasti adalah memukul bola yang dilempar lawan sejauh-jauhnya, tapi yang kami lakukan adalah melempar pemukul sejauh-jauhnya. Begitulah, permainan itu tak pernah serius, tapi cukup untuk memuaskan hati kami. Setidaknya kami pernah mencoba permainan Jepang itu, meski acak-kadut kami tak peduli, yang penting semuanya Happy.

hahahaa




inilanh cerita singkat dari saya masi banyak lagi pengalaman-pengalaman yang mengesangkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar