Rabu, 29 Juni 2016



PERJALANAN SELAMA SEMESTER II DI IAIN SALATIGA

Masalah yang pernah terjadi antara lain;
 A.Permasalahan orang tua.(pisah ranjang)
           B.Patahnya tangan kananku
 C.Kurang percaya akan adanya Agama
 D. Inggin berhenti kuliah
 E. Hilangnya hand phone & keuangan yang tidak jelas

A.PERMASALAHAN ORANG TUA
Masalah yang terjadi saat keduanya memiliki prinsip yang berbeda membuat keluargaku menjadi keluarga yang tidak jelas,masalah terus datang saat prinsip itu di pegang oleh keduannya.saat ayahku inggin menikahi seseorang wanita yang saat itu juga masih ada hubungan suami istri dengan ibuku,aku tidak tau apa yang ia fikirkan,kerusakan rumah tangga adalah rusaknya komitmen yang dijalani,aku tidak bias menyalahkan salah satu dari mereka,karena keluarga adalah kesatuan yang harus berjalan dengan penuh rasa kasih sayang antara bapak ibu anak-anaknya,bila salah satu dari komponen ini memiliki prinsip yang berbrda atau berbeda maka yang terjadi ialah tidak seimbangnya keutuhan keluarga.Sebagai anak aku sudah memberitahu mereka,aku musawarahkan dan memberikan pilihan bagi mereka jalan yang terbaik bagi kelangsungan keluarga ini,aku tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya karena keputusan ada ditanggan mereka,sebagai orang tua mereka menjadi contoh bagi anak-anaknya dan mereka akan malu jika member contoh yang buruk kepada anak-anaknya.

B.PATAHNYA TULANG KU
Masalah ini datang ketika saataku memainkan hobby ku,incident ini datang ketika aku jatuh dari lantai dua di salah satu gedung sekolahan,saat itu juga tangan ku patah dan aku mengulur waktuku untuk menciptakan kreativitas yang lain yang biasa aku lakukan,aku membuang waktuku cukup lama karna kesembuhan tangan yang lama membuatku agak menjeda kreativitasku.mental yang mengebu karena masalah yang ada di keluarga aku curahkan ke hobbyku ini,akibatnya tak secara langsung merusak hidupku dan merusak masa depanku,hidupku tak stabil sering hidup tak sehat merokk,minum-minuman keras dan bahkan mengkonsumsi obat-obatan,hidupku menjadi tak karuan,setelah lama aku sadar bahwa hidup tak selamanya begini aku mulai mencari kebenraan untuk hidupku dan aku tak mau terpuruk.

C.KURANG BEGITU PERCAYA AKAN ADANYA AGAMA
Bagi saya agama tidak begitu untuk di permsalahkan karena adanya tuhan membuat saya yakin bahwa ia sang pencipta seluruh alam semesta,’’tuhan lebih dekat dari denyut nadi kita” pertanyaan dari saya kenapa kita tidak langsung meminta dan berdoa kepada dia karna ia dekat,mungkin saya sudah menemukan jawabannya mungkin agam adalah perantara untuk kita menghubungkan ke dia,dengan adanya agama kita lebih jelas tujuan kita,agar kita tidak tersesat saat kita inggin berhubungan ke dia.

D.INGGIN BERHENTI KULIAH
Dengan adanya masalah yang sangat banyak dari keluarga,religious,fisik dan kehidupan yang lain aku inggin menyudahi perkuliahan ini aku membayangkan aku tidak inggin semakin menyusahkan orang tuaku aku harus belajar dan mencapai tujuanku dengan mandiri mulai berdiri dan menyadari kenyataan yang sebenarnya.akumelihat disekelilingku banyak sarjana yang menganggur dan tidak mencapai tujuan yang ia rencanakan sebenarnya itu tak masalah bagiku karena banyak usaha yang tak membuahkan hasil,setiap orang mempunyai jalannya sendiri-sendiri karena itu sudah digariskan oleh sangpencipta dan usaha kita sendiri.

E.HILANGNYA HAND PHONE & KEUANGGAN YANG TAK JELAS
Hilangnya hp membuatku tambah sabar,mungkian aku sekarang berada di bawah roda mungkin aku harus lebih berusah untuk memutar roda tersebut.
Keuangan yang tidak jelas membuatku harus berlatih mengontrol pemasukan dan pengeluaran perputaran uang,minta ke ALLAH SWT ya kata-kata bapak membuat saya menjadi lebih berdiri dan lebih semangat menjalani hidup.prinsip saya sedikit bicara banyak belajar.

Senin, 30 Mei 2016

This is the web site of my privacy, you can see it or menggikuti my site.

Facebook: 
1. https://www.facebook.com/zan.ozzo
2. https://www.facebook.com/Zanyam-1501313506816095/?ref=bookmarks
3.https://www.facebook.com/groups/1936763056550762/

Youtube:
 https://www.youtube.com/channel/UCFLjVRRGCZ2sF1GEl3GYGyg

Blog:
http://zanyam.blogspot.co.id/

 act in order to comfort together.

Rabu, 03 Februari 2016




MASA KECILKU

 

  Saya rindu masa-masa kecil dulu. Masa-masa yang telah lama saya tinggalkan. Masa kecil yang penuh kenangan, menyenangkan, karena yang menyakitkan tak pernah mau ku kenang, atau memang sebenarnya tak ada yang menyakitkan. Ah… bagi ku sekarang, semua kisah masa kecil dulu menyenangkan. Masa-masa yang saya habiskan di kampun sebelah (di rumah om ku yang dulu menjadi tempat tinggal ku,) Masa-masa yang aku habiskan bersama teman-teman dan sepupu ku 4 orang AiZzZz(bandel-bandel)…. Betapa besarnya pengalaman hidup yang begitu mengesankan itu.
Akan aku goreskan kenangan itu, tidak hanya di dalam ingatan, tapi juga dalam guratan kata-kata yang  saya rangkai menjadi sebuah kisah. Kisah masa kecil saya.  Oh….begitu banyak, hingga aku bingung mulai dari mana. Tapi selebihnya, menulis kisah ini begitu mengasyikkan. Perjalanan mengenang masa lalu. Masa kecil di tanah kelahiran saya.

   Dari umur 9 tahun saya pindah sekolah ke kampung om ku awalnya saya masih hepyy bahkan sampai aku lupa sama keluarga ku karena masi banyak teman baru dan mungkin aku baru di situ yaa?makanya masi banyak yang mau berteman sama saya,lama-kelamaan saya suda merasakan kesepian.bosan sama kehidupan ku di kampun orang lain di situlah saya menyadari kalau sejelek-jeleknya kampung ku tetap saja kampung kelahiran sendiri,tiap hari nagis,pengen pulang rasa-rasanya tak mau lagi sekolah humm….TIDAK ada yang menyenangkan saat itu..tetapi hari demi hari saya lalui akhirnya saya suda bisa menyesuaikan diri di kampunnya om ku.


MANDI-MANDI DI KALI


Huum rasa-rasa saya tidak mau ingat waktu itu….oh tuhan memalukan!!!!

aku berenang dengan teman-temanku di kali saat itu salah satu temanku ada yang dicari kakeknya karna bermain tidak minta izin dulu kakek itu pun mencari cucunya dan pada saat kakek itu ke kali kakek tersebut melihat kami bermain di kali tersebut maka kakek itu pun sontak berlari dan melontarkan kata-kata hujatan ke kami,dan sontak melihat kakek itu berlari maka teman temanku pun berlarian karena takut sampai-sampai lupa celana dan baju,maka kami pun pulang dengan keadaan telanjang hahahaha karna baju kami di tengelamkan kakek itu ke kali.dan pada saat itu kami pun mulai takut dan lari ketika melihat kakek tersebut.


BERMAIN DI LAPANGAN


 Hampir tiap hari, aku bermain dengan teman-teman kampungku. Mereka ada banyak sekali. Kadang mereka membuatku tertawa, kadang menangis. Tapi semuanya bagiku indah, semua yang aku lakukan bersama teman-teman kampungku.

Kami punya tempat-tempat favorit untuk bermain. Kami biasa bermain petak umpet, gobak sodor, kasti, beteng, atau patung-patungan di tanah lapang yang terhampar di depan rumah teman-teman kampungku. Semuanya seru, apalagi kalau sudah main kasti, Bapak-bapak dan Ibu-ibu penonton menyoraki dan kadang tertawa terbahak-bahak melihat aksi kami. Sejatinya, permainan kasti adalah memukul bola yang dilempar lawan sejauh-jauhnya, tapi yang kami lakukan adalah melempar pemukul sejauh-jauhnya. Begitulah, permainan itu tak pernah serius, tapi cukup untuk memuaskan hati kami. Setidaknya kami pernah mencoba permainan Jepang itu, meski acak-kadut kami tak peduli, yang penting semuanya Happy.

hahahaa




inilanh cerita singkat dari saya masi banyak lagi pengalaman-pengalaman yang mengesangkan.





 PENDIDIKAN ISLAM PADA ZAMAN RASULLULAH



  Bagaimana pendidikan Islam pada zaman Rasullulah ? pendidikan islam pada zaman Rasulullah tentu sangat berbeda dengan pendidikan yang kita temui pada zaman sekarang.

Pendidikan islam pada zaman Rasulullah dibedakan menjadi dua jenis yaitu pendidikan Islam periode Makkah dan pendidikan Islam periode Madinah.

Pendidikan islam periode Makkah merupakan penyebaran ajaran Islam yang dilakukan oleh Rasulullah kepada keluarga dan orang-orang terdekatnya dengan cara yang lemah lembut. Tiga tahun kemudian diturunkan ayat Alquran yang meminta Rasulullah untuk menyampaikan ajaran Islam secara terbuka dan terang-terangan kepada sahabat dan masyarakat umum. Rumah Al-Arqam menjadi tempat pendidikan Islam pertama pada zaman Rasulullah dan digunakan oleh Rasul sebagai tempat berdakwah. Dalam menyebarkan ajaran Islam Rasul menggunakan metode berceramah dan berpidato. Rasul memanfaatkan tempat-tempat yang ramai dikunjungi orang sebagai tempat menebarkan ajaran Islam. Pendidikan Islam pada periode Makkah Menurut Mahmud Yunus di dalam buku Sejarah Pendidikan Islam meliputi :
1. Pendidikan keagamaan yang mengajarkan agar selalu menyebut asma Allah ketika hendak melakukan sesuatu dan tidak mempersekutukan Allah, tidak menyembah berhala.
2. Pendidikan ilmiah dan pendidikan alkiyah yang menceritakan asalmula terbentuknya alam



semesta dan manusia yang berasal dari segumpal darah.

3. Pendidikan akhlak dan pendidikan budi pekerti yang mengajarkan manusia untuk selalu mangamalkan ajaran tauhid.

4. Pendidikan jasmani dan kesehatan yang mengajarkan manusia untuk selalu menjaga kebersihan badan, pakaian, dan lingkungan tempat tinggalnya.


Pendidikan Islam pada periode Madinah lebih menekankan kepada masalah ibadah dan syariat. Pada masa ini Rasul mengajarkan bahwa sholat jum’at hukumnya wajib dan sholat hari raya hukumnya sunnah. Ajaran untuk berpuasa mulai diperkenalkan pada tahun kedua hijriyah. Ajaran untuk menunaikan ibadah haji, mengeluarkan zakat, dan hukum yang mengatur tentang perkawaninan mulai diperkenalkan pada tahun ke enam hijriyah. Pada tahun ini juga mulai diajarkan teknik baca tulis. Rasul mengajarkan pada sahabat untuk membaca dan menulis ayat-ayat Alquran yang sudah diwahyukan kepadanya. Rasul juga mengajarkan umat Islam agar selalu membaca Alquran. Selama menyebarkan ajaran Islam di Madinah Rasulullah mengemban dua jabatan yaitu sebagai pemimpin negara dan sebagai tokoh agama. Rasulullah berhasil membangun masjid Nabawi dan masjid Quba. Pada masa Rasulullah masjid juga digunakan sebagai sekolah.


Perbedaan pendidikan Islam pada periode Makkah dan periode Madinah ialah pada periode Makkah lebih ditekankan kepada ajaran tauhid dengan menanamkan nilai tauhid kepada setiap muslim sedangkan pada periode Madinah lebih ditekankan  kepada bidang pendidikan,sosial dan politik dengan dijiwai oleh nilai-nilai tauhid yang merupakan kelanjutan dari ajaran tauhid yang dikembangkan di Makkah.